
Kualitas tidur mempengaruhi kesehatan. [David Castillo/freedigitalphotos.net]
Setiap orang, karena sebab dan alasan tertentu, pasti pernah
mengalami kesulitan untuk tidur di malam hari. Namun tidak perlu
khawatir, karena dengan beberapa tips sederhana berikut anda bisa
mendapatkan tidur yang lebih baik daripada malam-malam sebelumnya.
Biasakan tidur dan bangun di waktu yang sama setiap hari
Kebiasaan
bisa diciptakan, termasuk jam tidur. Tentukan ritme waktu tidur anda
dan konsistenlah dengan waktu tersebut. Setelah beberapa waktu mengikuti
pola tersebut, tubuh akan memiliki semacam ‘waktu natural’ dan sangat
membantu dalam mengelola tidur.
Gunakan kamar tidur untuk tidur, bukan sebagai ruangan serba-guna
Beberapa
orang memiliki kebiasaan untuk menggunakan kamar tidur sebagai ruangan
serbaguna, seperti untuk menonton tv, bekerja, dsb. Berbagai alat
elektronik seperti televisi, komputer, atau gadget bisa memberikan
signal kepada otak agar ‘tidak tidur’. Jangan tempatkan barang-barang
tersebut di dalam kamar tidur, dan gunakanlah sebelum waktu tidur anda.
Lebih jauh lagi, jangan jadikan kamar tidur sebagai tempat kerja, karena
seperti alasan tadi di atas, dan dapat mengganggu tidur anda.
Pastikan kamar tidur anda tenang, gelap, sejuk dan nyaman
Tempat
yang sejuk lebih memungkinkan anda cepat tertidur. Juga, mengurangi
akses terhadap cahaya dan suara berarti mengurangi pengganggu tidur.
Dengan kondisi tersebut, kamar tidur menjadi tempat nyama dan membuat
tubuh menjadi rileks, sehingga menjadikan tidur lebih berkualitas.
Hindari alkohol, kafein dan nikotin sebelum tidur
Kopi,
teh, coklat dan minuman soda dapat menstimulasi tubuh untuk tetap
terjaga. Itu karena minuman/makanan tersebut mengandung kafein.
Sebaiknya jangan mengkonsumsinya sekitar 4-6 jam sebelum waktu tidur
anda. Begitu pula dengan nikotin dan alkohol.
Lewatkan tidur siang
Semakin
lama tubuh terjaga, semakin mudah pula tubuh akan tertidur. Oleh karena
itu, jangan gunakan waktu di siang hari untuk tidur karena akan
mengganggu waktu tidur di malam hari. Jika managemen waktu tidur malam
hari anda berjalan baik, maka anda tidak lagi membutuhkan tidur siang.
Namun jika anda selalu ngantuk di siang hari, bisa jadi itu menandakan
gejala gangguan tidur dan membutuhkan konsultasi dokter.
Sempatkan untuk berolahraga setiap hari
Tubuh
yang selalu aktif secara fisik –selain baik untuk kesehatan secara
umum– sangat membantu untuk memastikan tidur yang nyenyak di malam hari.
Akan tetapi, jangan berolahraga mendekati jam tidur karena malah dapat
menyulitkan tubuh untuk tertidur, karena tubuh masih dalam keadaan
‘bersemangat’ atau belum rileks.
Ciptakan ritual tidur anda sendiri
Anak
kecil biasanya memiliki ritual tidur seperti dibacakan dongeng dan
lain-lain, begitu pula halnya untuk orang dewasa. Ciptakan ritual untuk
diri anda sendiri seperti mendengarkan musik slow/ringan, membaca, atau
bahkan mandi air hangat. Lakukan hal-hal tersebut sekitar 15-30 menit
sebelum waktu tidur anda. Jika telah terbiasa dan menjadi ritual, hal
tersebut akan sangat membantu anda tertidur.
Jika susah tertidur, jangan berdiam di tempat tidur
Apabila
setelah 20 menit berbaring namun merasa kesulitan untuk tertidur,
jangan terus berbaring sambil terjaga atau uring-uringan di tempat
tidur. Hal tersebut malah akan membuat resah dan tambah menyulitkan
usaha anda untuk tertidur. Bangunlah dari tempat tidur, pergi ke tempat
lain yang tenang untuk duduk atau berbaring hingga merasa mata anda
sudah siap untuk tertidur.
Jadikan tidur sebagai prioritas
Percayalah
bahwa tubuh memiliki haknya untuk tidur dan beristirahat. Jangan
biarkan aktivitas-aktivitas yang biasa dilakukan di siang hari
menghalangi waktu tidur anda. Banyak orang yang mengorbankan waktu
tidurnya untuk menyelesaikan pekerjaan, atau bahkan mengorbankannya
dengan aktivitas yang tidak terlalu penting seperti menonton tv, bermain
game, internet dan lain sebagainya. Ingatlah waktu tidur yang sudah
anda tentukan dan konsistenlah dengan jadwal tersebut.
sumber
Tidur terlentang
Kebaikan : Posisi tidur ini adalah posisi terbaik
untuk menyeimbangkan berat badan, menjaga keselarasan organ tubuh bagian
dalam, dan baik untuk mencegah sakit punggung (tulang belakang) atau
leher. Hal ini karena punggung dan tulang belakang bisa didukung dengan
baik oleh kasur Anda. Dalam posisi sempurna, orang akan tidur terlentang
tanpa menggunakan bantal, karena hal ini membuat leher dalam posisi
yang netral. Tidur terlentang dengan bantal yang terlalu tinggi bisa
menyulitkan jalannya pernafasan.
Tidur dalam posisi terlentang juga bagus untuk perawatan
kecantikan, terutama wanita. Hal ini karena posisi wajah yang menghadap
atas akan mengurangi otot wajah yang mengendur, sehingga efek wajah
keriput menjadi lebih sedikit. Wanita juga mendapat keuntungan dari
posisi tidur ini, karena dukungan tubuh akan memastikan pay*dara juga
tidak cepat mengendur. Namun pastikan untuk menaruh bantal di bawah
lutut, untuk membantu menjaga keselarasan punggung Anda.
Keburukan : Sayangnya orang yang memiliki
kecenderungan mendengkur dan sleep apnea tidak diuntungkan dengan posisi
tidur terlentang. Bahkan dokter akan menyarankan untuk tidur miring
bagi orang yang memiliki masalah kesehatan ini. Saat tidur terlentang,
efek grafitasi akan membuat pangkal lidah turun ke saluran pernafasan,
sehingga menghambat jalannya udara dan menimbulkan suara ngorok yang
lebih keras.
Tidur miring
Kebaikan : Tidur miring dengan lutut yang ditekuk
mirip posisi janin dalam kandungan, bisa mengurangi ketegangan pada
punggung. Sangat penting menggunakan bantal agar untuk menjaga kepala
dalam posisi netral, sehingga kepala tidak turun dan mempengaruhi tidur
Anda. Keuntungan dari tidur dalam posisi miring adalah mengurangi sakit
mulas dan asam lambung bagi yang memiliki masalah ini. Sebagian besar
orang mengaku lebih nyaman dengan tidur miring, dengan kaki ditekuk atau
lurus sejajar.
Dokter menyarankan bagi
wanita yang sedang hamil untuk tidur miring ke kiri,
karena dikatakan bisa meningkatkan sirkulasi darah ke jantung, yang
bagus bagi kesehatan ibu dan bayi. Tidur terlentang pada saat hamil akan
memberikan tekanan pada punggung bagian bawah yang bahkan dapat
menyebabkan pingsan.
Keburukan : Sayangnya, tidur miring kekiri biasa
membuat tekanan pada perut dan paru-paru (tidur miring secara
bergantian sering bisa membantu mencegahnya). Tidur meringkuk dengan
lengan berada di belakang kepala adalah posisi tidur yang umum, tapi
mungkin bisa mempengaruhi otot dan saraf. Menempatkan kepala atau
seluruh tubuh pada satu lengan bisa membatasi aliran darah dan menekan
saraf, yang bisa menghasilkan rasa sakit seperti tertusuk-tusuk atau
mati rasa (kesemutan). Tidur dalam posisi ini akan menyebabkan bahu
mendukung lebih banyak berat badan tubuh, yang bisa menyempitkan leher
dan otot bahu.
Tidur tengkurap
Kebaikan : Tidur dalam posisi ini akan banyak menolong untuk orang dengan masalah sleep apnea atau mendengkur.
Keburukan : Tidur telungkup secara umum dianggap
sebagai posisi tidur yang paling buruk. Ini akan membuat mendatar
posisi kurva yang alami pada tulang belakang, yang bisa menyebabkan
sakit nyeri punggung bagian bawah. Tidur sepanjang malam dengan kepala
menghadap ke satu sisi juga menganggu keselarasan tulang leher. Jika ini
adalah posisi yang diinginkan, cobalah menggunakan bantal untuk secara
bertahap melatih tubuh supaya bisa tidur di salah satu sisi.
Posisi ini juga bisa mengerahkan tekanan yang tidak perlu pada saraf Anda, yang akan menyebabkan kesemutan ketika Anda bangun.
Catatan :
Terlepas dari manfaat dan kerugian bagi kesehatan, orang umumnya
tidur dalam posisi yang menurut mereka paling nyaman. Mencoba beberapa
posisi tidur yang berbeda tidak akan ada salahnya, jadi jangan ragu
untuk mencoba setiap posisi dan mendapatkan mana yang paling cocok.
Kecuali dokter Anda telah menyuruh Anda untuk tidur dengan posisi
tertentu yang sesuai dengan kondisi Anda, mungkin itu yang terbaik dan
harus terus Anda lakukan.
- See more at: http://www.carakhasiatmanfaat.com/artikel/posisi-tidur-dan-kesehatan.html#sthash.VuJOfTK2.dpuf
Tidur terlentang
Kebaikan : Posisi tidur ini adalah posisi terbaik
untuk menyeimbangkan berat badan, menjaga keselarasan organ tubuh bagian
dalam, dan baik untuk mencegah sakit punggung (tulang belakang) atau
leher. Hal ini karena punggung dan tulang belakang bisa didukung dengan
baik oleh kasur Anda. Dalam posisi sempurna, orang akan tidur terlentang
tanpa menggunakan bantal, karena hal ini membuat leher dalam posisi
yang netral. Tidur terlentang dengan bantal yang terlalu tinggi bisa
menyulitkan jalannya pernafasan.
Tidur dalam posisi terlentang juga bagus untuk perawatan
kecantikan, terutama wanita. Hal ini karena posisi wajah yang menghadap
atas akan mengurangi otot wajah yang mengendur, sehingga efek wajah
keriput menjadi lebih sedikit. Wanita juga mendapat keuntungan dari
posisi tidur ini, karena dukungan tubuh akan memastikan pay*dara juga
tidak cepat mengendur. Namun pastikan untuk menaruh bantal di bawah
lutut, untuk membantu menjaga keselarasan punggung Anda.
Keburukan : Sayangnya orang yang memiliki
kecenderungan mendengkur dan sleep apnea tidak diuntungkan dengan posisi
tidur terlentang. Bahkan dokter akan menyarankan untuk tidur miring
bagi orang yang memiliki masalah kesehatan ini. Saat tidur terlentang,
efek grafitasi akan membuat pangkal lidah turun ke saluran pernafasan,
sehingga menghambat jalannya udara dan menimbulkan suara ngorok yang
lebih keras.
Tidur miring
Kebaikan : Tidur miring dengan lutut yang ditekuk
mirip posisi janin dalam kandungan, bisa mengurangi ketegangan pada
punggung. Sangat penting menggunakan bantal agar untuk menjaga kepala
dalam posisi netral, sehingga kepala tidak turun dan mempengaruhi tidur
Anda. Keuntungan dari tidur dalam posisi miring adalah mengurangi sakit
mulas dan asam lambung bagi yang memiliki masalah ini. Sebagian besar
orang mengaku lebih nyaman dengan tidur miring, dengan kaki ditekuk atau
lurus sejajar.
Dokter menyarankan bagi
wanita yang sedang hamil untuk tidur miring ke kiri,
karena dikatakan bisa meningkatkan sirkulasi darah ke jantung, yang
bagus bagi kesehatan ibu dan bayi. Tidur terlentang pada saat hamil akan
memberikan tekanan pada punggung bagian bawah yang bahkan dapat
menyebabkan pingsan.
Keburukan : Sayangnya, tidur miring kekiri biasa
membuat tekanan pada perut dan paru-paru (tidur miring secara
bergantian sering bisa membantu mencegahnya). Tidur meringkuk dengan
lengan berada di belakang kepala adalah posisi tidur yang umum, tapi
mungkin bisa mempengaruhi otot dan saraf. Menempatkan kepala atau
seluruh tubuh pada satu lengan bisa membatasi aliran darah dan menekan
saraf, yang bisa menghasilkan rasa sakit seperti tertusuk-tusuk atau
mati rasa (kesemutan). Tidur dalam posisi ini akan menyebabkan bahu
mendukung lebih banyak berat badan tubuh, yang bisa menyempitkan leher
dan otot bahu.
Tidur tengkurap
Kebaikan : Tidur dalam posisi ini akan banyak menolong untuk orang dengan masalah sleep apnea atau mendengkur.
Keburukan : Tidur telungkup secara umum dianggap
sebagai posisi tidur yang paling buruk. Ini akan membuat mendatar
posisi kurva yang alami pada tulang belakang, yang bisa menyebabkan
sakit nyeri punggung bagian bawah. Tidur sepanjang malam dengan kepala
menghadap ke satu sisi juga menganggu keselarasan tulang leher. Jika ini
adalah posisi yang diinginkan, cobalah menggunakan bantal untuk secara
bertahap melatih tubuh supaya bisa tidur di salah satu sisi.
Posisi ini juga bisa mengerahkan tekanan yang tidak perlu pada saraf Anda, yang akan menyebabkan kesemutan ketika Anda bangun.
Catatan :
Terlepas dari manfaat dan kerugian bagi kesehatan, orang umumnya
tidur dalam posisi yang menurut mereka paling nyaman. Mencoba beberapa
posisi tidur yang berbeda tidak akan ada salahnya, jadi jangan ragu
untuk mencoba setiap posisi dan mendapatkan mana yang paling cocok.
Kecuali dokter Anda telah menyuruh Anda untuk tidur dengan posisi
tertentu yang sesuai dengan kondisi Anda, mungkin itu yang terbaik dan
harus terus Anda lakukan.
- See more at: http://www.carakhasiatmanfaat.com/artikel/posisi-tidur-dan-kesehatan.html#sthash.VuJOfTK2.dpuf